Kasih Nabi terhadap Umatnya. 

Nabi memiliki sikap yang lemah lembut.   “Maka karena rahmat Allahlah kamu bersikap lemah lembut terhadap mereka”  [ QS Ali Imran 3:159 ]

Namun sebaliknya Nabi Muhammad bersikap sangat keras terhadap orang orang kafir dan bersikap lemah lembut terhadap orang orang beriman.

“Muhammad adalah utusan Allah dan orang orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang orang kafir tetapi berkasih sayang sesama mereka” . QS Al Fath 48:29

“Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang orang mukmin”.  QS At Taubah 9:128


Aisyah berkata kepada Rasulullah, ‘Apakah engkau pernah mengalami hari yang lebih dahsyat dari perang Uhud?’  Nabi Muhammad menjawab, ‘Aku telah mengalaminya dari kaummu dan hal yang paling berat aku alami dari mereka adalah saat tHR Bukhari, Muslim dan Abu Nu’aimerjadinya peristiwa hari Aqabah.  Ketika aku sedang memperkenalkan diriku kepada Ibnu Abdu Ya Lail bin Abdu Al Kulal yang tidak diresponnya seperti yang aku kehendaki.  Kemudian aku pergi dalam keadaan sedih hingga tiba di Qarn Ats-Tsa’alib.  Lalu aku mendongakkan kepalaku, ternyata aku berada di bawah awan yang menaungiku.  Dna kulihat Jibril berada di sana.  Lalu dia memanggilku dan berkata, ‘Sesungguhnya Allah telah mendengar ucapan kaummu terhadap dirimu dan balasan mereka atas dirimu.  Untuk itu, seorang malaikat [ sebesar ]  gunung telah diutus kepadamu (yang siap) untuk diperintah sekehendakmu’
Lalu malaikat itu memanggilku dan memberi salam lalu berucap, “Wahai Muhammad! Sesungguhnya Allah telah mendengar ucapan kaummu terhadap dirimu, dan aku adalah malaikat [ gunung ] yang diutus Tuhanmu kepada dirimu  [ yang siap ] untuk diperintah sesuai dengan perintahmu.  Lalu apa yang kamu inginkan?  Jika kamu menghendakinya, aku akan timpakan kedua buah gunung Akhsyabain ini”.

Lalu Muhammad menjawab, “Tidak! Aku berharap agar Allah memunculkan dari anak cucu mereka yang menyembah Allah semata dan tidak menyekutukanNya dengan sesuatupun’ . (HR Bukhari, Muslim dan Abu Nu’aim)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s